Pages

Rabu, 15 April 2009

Rokok dimatikan, diganti Permen

Senen,Jakarta Pusat.( Rabu 15 April 2009) - Pengelola Mal Atrium Senen bersama Aparat MUSPIKA Kecamatan Senen, Jakarta Pusat 14/04, Menggelar operasi simpatik Peraturan Daerah Larangan Merokok. Pengunjung yang kedapatan merokok di dalam Mall dimintaa di matikan, (padahal yg beli rokok pake duit sendiri, emangnya Pemerintah yg beliin..:D). Dan Pihak dari Mall menggantikan dengan Permen. Kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat terhadap Perda No. 2 tahun 2005 tentang larangan merokok di kawasan tertentu. Pengunjung yang merokok hanya dihimbau oleh petugas yang terdiri dari Cewek - Cewek cantik dan Imut, ( jaaaah.. Imut kaya marmut) dan juga di dampingi petugas dari Satpol PP, agar tidak merokok disembarang tempat di Mall. Karena sudah disediakan tempat khusus merokok. Mereka diminta mematikan Rokok diasbak yang di bawa oleh Satpol PP, dan para cewek2 cantik dan imut itu ( jaaaaah.. imut lagi ) membagikan 1 bungkus permen Sugus rasa Strawbery, ( apa coba "Permen Sugus. .? Rasa strawbery lagi.." , aya-aya wae..:D ) . Wisnu Danakusuma sebagai Pengelola Mall Atrium Senen Jak-Pus menyatakan, dengan sosialisasi ini diharapkan pengunjung sadar dan mematuhi adanya peraturan tersebut. Apalagi di Atrium Senen sudah disediakan tempat Khusus untuk menikmati dan memakan tembakau Rokok. ."eh sorry salah" . .. menikmati asap Knalpot. . eh salah lagi.. asap Rokok. dan disetiap Ruangan merokok itu khabarnya sudah disiapkan juga rokok Gratis dari pihak Pengelola Mall,( Rokok nya Minak Djinggo. . jaaaah ! )."ini sifatnya masih imbauan,tapi kedepan setelah sosialisasi akan ada sanksi bagi yang melanggar," ucap Wisnu. Wakil Camat Senen Jak-Pus Heri Purnama, didampingi Lurah Senen Jak-Pus Mardiyono, yang ikut pula terjun melakukan sosialisasi menyatakan sangat mendukung upaya yang dilakukan Pengelola Atrium senen.Dan diharapkan seluruh pihak masyarakat pun harus ikut mendukung.

Disela-sela kesibukan Pihak Aparat itu, salah satu wartawan kami coba meminta komentar salah satu pengunjung Mall tersebut, dan Ia mengatakan "Tapi kalau seluruh masyarakat merokok gimana..? Jadi. . yah ..mohon maaf kepada jajaran Aparat maupun siapapun..Bahwa merokok sudah menjadi tradisi dari nenek moyang kami..dan sudah menjadi kebiasaan serta kebutuhan kami.. Lagian kalo merokok dilarang, gimana nasib Pabrik Rokok di Indonesia, dan bagaimana nasib para pekerja di pabrik rokok seluruh Indonesia, indikasinya yaitu menambah pengangguran di seluruh Nusantara, Bukankah Pajak terbesar Pemerintah adalah dari Rokok.. ? Lalu bagaimana pula nasib para warung rokok,agen rokok, kemudian pengasong rokok.. ? ada yang mau peduli sama nasib mereka. . ? jadi. . yaaah. . pemerintahan sekarang jangan yang aneh - aneh deh . . lagian timbang merokok aja pake dilarang, , sedangkan para Koruptor Uang Rakyat di Biarkan Bebas berkeliaran.Lagian kalo emang sudah saatnya sakit atawa mati, ya itu emang udah taqdir Yang Kuasa, bukan salah merokoknya..," tegas Pengunjung tersebut. (He..He..he :D Bener juga tuh )

Nah menurut Anda sendiri Gimana Saudara ku. . .? Kasih Komentar yah. .

0 komentar:

 

Pengunjung Hari ini

Kopdar Jakarta
Internet Sehat



Google bot last visit powered by Gbotvisit.com
Add to Google Reader or Homepage

Indonesian Blogger
Free PageRank Checker
Powered by FeedBurner

[Valid Atom 1.0]

Ikuti Blogger Jakarta Via Email