Pages

Kamis, 23 April 2009

JAKARTA PAGI INI

TERMINAL SEMRAWUT DAN KUMUH

GAMBIR-JAKARTA. - wajah terminal di Jakarta semrawut dan kumuh. Wakil Gubernur DKI Jakara H. Prijanto memerintahkan Kepala Terminal dilima wilayah menertibkan. "Terminal merupakan pintu gerbang jakarta, sebab itu Terminal harus tertib dan bersih. Ini tugas kepala Terminal untuk menertibkannya, " kata Prijanto,usai menerima PengurusKomite Nasional Indonesia Pusat (KNPI DKI Jakarta) di Balai Kota, Rabu (22/4). Menurut Prijanto, pihak pengelola terminal harus segera melakukan koordinasi dengan aparat setempat untuk merapikan terminal. Karna Baik buruknya Jakarta tercermin dari bersih atau tidaknya terminal," katanya. Kondisi terminal di lima wilayah saat ini memang semrawut, seperti terminal Tanjung Periuk, Terminal Rawamangun, Terminal Pulogadung dan Terminal Kampung Rambutan, Di terminal Tanjung Periuk, angkutan umum seenaknya ngetem di pintu masuk Terminal atau dipintu keluar. Pengelola Terminal tidak mengatur angkutan umum yang ada di dalam terminal. Kondisi tersebut di perparah oleh banyaknya Ojek motor dan ojek sepeda ontel yang parkir seenaknya di dalam maupun di seputar terminal. Pedagang juga dibiarkan seenaknya semrawut menaruh gerobak maupun mendirikan tenda dagangannya.. Situasi tersebut selain merusak pemandangan juga bisa menimbulkan tindak kriminal. Akibatnya, calon penumpang enggan masuk terminal karena kondisinya tidak aman dan tidak nyaman, sehingga para penumpang mencoba memberhentikan Bus ataupun angkutan di sembarang tempat,sehingga menimbulkan kemacetan dan kesemrawutan.

LEMAHNYA DISIPLIN. Dan kondisi tersebut juga dipicu oleh lemahnya disiplin para supir Angkutan umum. "mereka seenaknya menaikkan dan menurunkan penumpang tanpa memperdulikan pengguna jalan raya maupun kendaraan lainnya." ujar Prijanto. Terhadap fisik Terminal, Pemda setempat akan melakukan renovasi secara bertahap. "Tapi tidak bisa dilakukan sekaligus seperti main sulap bim salabim..semuanya harus dilakukan secara bertahap, jadi..ya harus sabar. ."ujar Prijanto. Khusus untuk Terminal PuloGebang, pembangunannya diharapkan tuntas pada masa jabatannya hingga 2012 mendatang."Asal mendapat dukungan, saya yakin bisa tuntas hingga selesai masa jabatan saya," katanya. Kesemrawutan Terminal diduga Prijanto karena jumlah angkutan umum yang terlalu banyak. Ia meminta dinas Perhubungan melakukan Evaluasi terhadap jumlah angkutan Umum sepeti KWK, Mikrolet,Metro mini, Kopaja, dan angkutan umum kecil lainnya,Bajaj , Bemo.. dan Becak.... (waduh..Rakyat kecil lagi deh yang jadi sasaran). Ya sudah ..kita lihat aja gimana mobilitas para aparat Pemerintahan Ibukota Jakarta, ada faktanya atau hanya Om-Do doang,alias Om Dono, eh salah...Omong Doang..^_^. Kasih Komentar/saran/kritikannya yah.. biar Para Pejabat ngebaca Komentar Sodara.Dan suara sodara akan menjadi bahan pertimbangan Pejabat untuk kemajuan Kota kite.. Oke..? (Maulana-sumber dr wartawan Poskota)

0 komentar:

 

Pengunjung Hari ini

Kopdar Jakarta
Internet Sehat



Google bot last visit powered by Gbotvisit.com
Add to Google Reader or Homepage

Indonesian Blogger
Free PageRank Checker
Powered by FeedBurner

[Valid Atom 1.0]

Ikuti Blogger Jakarta Via Email